Loading...

Aktor Senior El Manik, "Saya tadinya Kristen, Banyak Umat Islam Perlu Di Islamkan Lagi"

Loading...

Saya sadar Tuhan itu ada. Tapi saya bingung karena banyak agama yg ditawarkan. Saya sebenarnya Kristen, tapi saya tidak sreg dengan beberapa ajarannya. Beberapa tahun lalu saya tertarik pada Islam. Ketika itu saya takut mati. Istri saya Islam dan dia menjalankannya dengan baik. Anak kedua saya, perempuan, juga Islam. Anak lelaki saya tadinya Kristen taat lalu masuk Islam. Lha saya ? jika mati, mati saya tidak jelas.
el-manik-006
Saya bingung, Saya berdoa sambil menangis. Tolong pilihkan agama yg baik buat saya ya Tuhan, kalau bisa jangan Islam (tersenyum) Islamkan berat. Lagi enak-enak tidur mesti bangun, sholat. Lima kali lagi sholatnya. Belum lagi puasa. Saya jam sebelas sudah gemeter kalau belum makan. Lagi pula, banyak yg tidak saya sukaa dengan Islam. Kok umat Islam banyak yg jadi pengemis? Banyak yg minta-minta dijalanan untuk pembangunan mesjid? Begitulah dulu saya melihat Islam. 
Alhamdulillah, saya punya sahabat. Dia tidak pernah ngomong, Manik ayo masuk Islam, kalau tidak kamu masuk neraka. Nggak. Dia cuma menunjukkan dia muslim yg baik. Dia puasa, dia sholat. Satu hari dia ngajak saya buka puasa. Saya tanya dia apa enaknya puasa. Dia tidak menjelaskan pake dalil agama. Dia pake pendekatan kesehatan. Saat itu kelesterol saya tinggi. Dia suruh saya puasa. Saya nolak. Mana kuat? Jam sebelas saja udah gemeteran. Trus dia mengusulkan puasa senin - kamis saja. Akhirnya saya coba. Istri saya heran. Eh, ternyata saya kuat. Pelan-pelan saya tertarik. Saya sering dengar ceramah di TV, radio, sering baca buku. Akhirnya masuk Islam.

Selama menjadi muslim, ada tidak ajaran Islam yg tidak masuk akal ?

Justru banyak ajaran Islam yg masuk akal saya. Berat memang, tapi benar. Banyak ajaran Islam yg menyentuh perasaan saya. Bayangkan, senyum saja berpahala. Saya banyak berubah setelah berislam. Saya berhenti merokok, minum dan berjudi. Teman saya heran.

Perbedaan paling dasar dalam diri Bapak sejak masuk Islam ?

Banyak. Saya mencoba menjalankan segala perintahNYA dan menjauhi laranganNYA. Sebelum ini saya pelit pada orang. Kalau ada orang susah, saya bilang 'Usaha dong'. Sekarang saya sadar rezeki itu yg saya peroleh tidak mutlak milik saya. Ada hak orang berupa Zakat. Sekarang kalau bisa melakukan sesuatu buat orang, saya merasakan kenikmatan.

SEPULUH tahun silam, El Manik terbenam dalam kegelisahan hidup. Dia lalu bersujud meminta petunjuk kepada Tuhan agar lepas dari perasaan itu. "Dalam doa saya diberi hidayah untuk menerima kehadiran dia [Allah] di lubuk hati saya," kenang aktor lawas ini.


Sejak itu, lelaki berdarah Batak ini teguh memilih Islam sebagai agama yang dianutnya. Kini, El Manik tak lagi merasa nestapa. Bagi dia, semua suka duka bisa dilalui bersama Sang Pencipta, yang sekaligus menjadi tempat mengadu. "Saya merasa punya Tuhan sekarang," ucap suami Ida Zainun itu, tenang.

Perubahan tabiat pun dialami peraih Aktor Terpuji Forum Film Bandung ini. Dia menjadi semakin sabar dan takut melanggar dosa. Sebagai mualaf, tak semua mudah dijalani El Manik. Awalnya, dia mengaku kesulitan berpuasa atau bangun subuh untuk salat.

Tapi kini, dia bisa menjalani ibadah tersebut secara lebih baik. Cuma satu yang mudah buat El Manik yaitu hafalan ayat Kursi. Sebab, ayat-ayat itu sudah diingatnya di luar kepala sejak berperan sebagai ustad dalam film "Titian Serambut Dibelah Tujuh" pada 1981.

"Itu jadi ayat favorit saya sampai sekarang," seru El Manik. Duh, makin taat aja Om...

Loading...

0 Response to " Aktor Senior El Manik, "Saya tadinya Kristen, Banyak Umat Islam Perlu Di Islamkan Lagi" "

Posting Komentar

Loading...